MAS ZAIN

  • Bearanda
  • Aku?
  • Facebook-ku
Home » Archive for November 2017

Kamis, 23 November 2017

MERENGEK RENGEK

بسم الله الرحمن الرحيم “Duhai, Tuhan ku. Harapanku kepada Mu tak pernah putus meskipun aku berbuat maksiat kepada Mu. Kecemasanku tak a...
0
Komentar
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Mas Zain
10.55
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)
Monggo :

About Me

Foto Saya
Mas Zain
Aku..... ya aku!
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2019 (3)
    • ►  Januari (3)
  • ▼  2017 (1)
    • ▼  November (1)
      • MERENGEK RENGEK
  • ►  2015 (9)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (2)
  • ►  2014 (14)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (7)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Oktober (1)

Categories

  • Filsafat (19)
  • Psikologi (14)
  • Puisi (1)
  • Sastra (1)
  • Sosial (1)
  • Sufisme (19)
  • Teologi (20)

Entri Populer

  • Hasratku (Manusia)
    “Aku tidak memiliki alasan apa pun menyangkut kepergianku. Yang kutahu hanyalah aku harus pergi ke mana pun getaran ini menuntutku. Hi...
  • MERENGEK RENGEK
    بسم الله الرحمن الرحيم “Duhai, Tuhan ku. Harapanku kepada Mu tak pernah putus meskipun aku berbuat maksiat kepada Mu. Kecemasanku tak a...
  • Baik dan Buruk
    "Tuhan itu tunggal. Maka kita—sebagai makhluk-Nya—wajib ber-dualisme; dua-dua alias berpasang-pasanga...

My Facebook

Mas Zain

Buat Lencana Anda

Followers

Links

  • Emha Ainun Najib
  • Kumpulan Puisi
  • Salafiyah Syafi'iyah
  • SufiNews
  • www.arabic.web.id
  • Achmad's Blog

Blogroll

  • panggilakuella

Kamis, 23 November 2017

MERENGEK RENGEK

بسم الله الرحمن الرحيم

“Duhai, Tuhan ku. Harapanku kepada Mu tak pernah putus meskipun aku berbuat maksiat kepada Mu. Kecemasanku tak akan pernah sirna meskipun aku menaati Mu.”
(Ibnu Athaillah dalam Lathâ'if al-Minan)

Suatu pagi yang syahdu sedikit, aku membaca tafsir al-Qur’an surat Alam Nasrah ayat 5 dan 6, lalu menemukan kalimat yang disukai mataku, dadaku; ان الله يحب الملحين فى الدعاء. Ternyata itu adalah hadits Kanjeng Nabi saw.
Aku maknai satu per satu, namun kesulitan dalam memaknai lafadz “الملحين”.
Iseng-iseng, aku tak sengaja menekan frekuaensi radio yang ternyata menyiarkan pengajiannya entah siapa—semoga Allah meridhai dan menjadikan ilmunya manfaat-berkah untuknya juga untuk kita—yang seakan kebetulan mengucapkan hadits ini; Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang merengek dalam berdoa'.

Oh, duhai yang hatiku ada di dua jarinya
Bagaimana aku tak merindukan bila ternyata aku Kau jauhkan dari Mu
Semakin Kau jauhkan, semakinlah aku merindu
Kau berbisik pada kekasih terkasih Mu; bila hamba Ku mendekat sejangkal, Aku mendekat.....
Bagaimana aku mendekat bila Kau tak mendekat, duhai Kekasih para atom?
Entahlah; karena bagaimanaku tanpa bagaimana

“Oh, Kekasihku, betapa indahnya terbuang tanpa aduh dalam pecahmu yang paling jauh. Betapa manisnya tertusuk tanpa desir paling gurun dalam musim semimu. Entah siapa aku jika aku sungguh-sungguh kehilangan dirimu, meski aku juga tidak akan tahu siapa diriku jika bersama dirimu.” (herlinatiens)
اهدنا الصراط المستقيم

Senin di pagi yang sedikit syahdu 06. 45

Bonot, 17 April 2017
Diposting oleh Mas Zain di 10.55 0 komentar
Label: Filsafat, Sufisme, Teologi
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Subscribe To

Postingan
    Atom
Postingan
Semua Komentar
    Atom
Semua Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright 2013 MAS ZAIN - All Rights Reserved
Template by Mas Sugeng - Powered by Blogger