MAS ZAIN

  • Bearanda
  • Aku?
  • Facebook-ku
Home » Psikologi » Sufisme » Aku Kau Tinggalkan Begini

Sabtu, 21 Februari 2015

Aku Kau Tinggalkan Begini



Seperti para pemuda mendengar suara hingar bingar hiburan malam. Seperti para âbid mendengar suara adzan. Namun aku bukan dua golongan itu. Aku hanyalah pelancong yang mendengar suara kekasih di tengah hutan belantara. Ya, aku mendengar indah suaranya yang mendayu di relung kalbu seakan terjemahkan dalam kata; mari…mari…kesinilah duhai kekasih! Sebentar saja. Naluri jiwa menghampirinya. Menghampiri sumber suara yang mendayu itu; hei, dimana kau berada? Aku akan kesana.
Aku berjalan dan terus berjalan sampai di tengah hutan belantara aku kau tinggalkan; tak ada suara mendayu itu lagi. Dimanakah kau? Kenapa aku kau tinggalkan setelah kau panggil aku sampai tengah hutan belantara begini?
Dia meninggalkanku. Seperti kanjeng sunan kalijaga yang ditinggal kanjeng sunan boning di sebrang kali. Seperti Syaikh Abdul Qadir al-Jilan yang di tinggal Khidir di tengah padang pasir. Seperti Kanjeng Nabi Muhammad saw. ketika beliau merasa di tinggalkan oleh Nya setelah menerima wahyu pertama kalinya. Oh nabi, apakah perasaanku ini sama denganmu? Kemana kau berada?
Sudah lama aku kau tinggalkan begini. Meski aku tak lari, tapi aku akan terus berjalan (terseok-seok) mengikuti. Berharap tanganmu menyentuhku. Atau berharap ada utusanmu menjemputku untuk bersua denganmu. Atau kau kirimkan Khirdir untuk mengajarkan peta tempatmu. Oh, dimana kau?
Sudah lama aku kau tinggakan begini.
Rembang-Pasuruan, 22 Januari 2015
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
Mas Zain
14.56

Belum ada komentar untuk "Aku Kau Tinggalkan Begini"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Monggo :

About Me

Foto Saya
Mas Zain
Aku..... ya aku!
Lihat profil lengkapku

Blog Archive

  • ►  2019 (3)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2017 (1)
    • ►  November (1)
  • ▼  2015 (9)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (3)
    • ▼  Februari (2)
      • Aku Mau Karena Kau Mau
      • Aku Kau Tinggalkan Begini
  • ►  2014 (14)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Agustus (7)
    • ►  Juli (1)
  • ►  2009 (1)
    • ►  Oktober (1)

Categories

  • Filsafat (19)
  • Psikologi (14)
  • Puisi (1)
  • Sastra (1)
  • Sosial (1)
  • Sufisme (19)
  • Teologi (20)

Entri Populer

My Facebook

Mas Zain

Buat Lencana Anda

Followers

Links

  • Emha Ainun Najib
  • Kumpulan Puisi
  • Salafiyah Syafi'iyah
  • SufiNews
  • www.arabic.web.id
  • Achmad's Blog

Blogroll

  • panggilakuella

Sabtu, 21 Februari 2015

Aku Kau Tinggalkan Begini



Seperti para pemuda mendengar suara hingar bingar hiburan malam. Seperti para âbid mendengar suara adzan. Namun aku bukan dua golongan itu. Aku hanyalah pelancong yang mendengar suara kekasih di tengah hutan belantara. Ya, aku mendengar indah suaranya yang mendayu di relung kalbu seakan terjemahkan dalam kata; mari…mari…kesinilah duhai kekasih! Sebentar saja. Naluri jiwa menghampirinya. Menghampiri sumber suara yang mendayu itu; hei, dimana kau berada? Aku akan kesana.
Aku berjalan dan terus berjalan sampai di tengah hutan belantara aku kau tinggalkan; tak ada suara mendayu itu lagi. Dimanakah kau? Kenapa aku kau tinggalkan setelah kau panggil aku sampai tengah hutan belantara begini?
Dia meninggalkanku. Seperti kanjeng sunan kalijaga yang ditinggal kanjeng sunan boning di sebrang kali. Seperti Syaikh Abdul Qadir al-Jilan yang di tinggal Khidir di tengah padang pasir. Seperti Kanjeng Nabi Muhammad saw. ketika beliau merasa di tinggalkan oleh Nya setelah menerima wahyu pertama kalinya. Oh nabi, apakah perasaanku ini sama denganmu? Kemana kau berada?
Sudah lama aku kau tinggalkan begini. Meski aku tak lari, tapi aku akan terus berjalan (terseok-seok) mengikuti. Berharap tanganmu menyentuhku. Atau berharap ada utusanmu menjemputku untuk bersua denganmu. Atau kau kirimkan Khirdir untuk mengajarkan peta tempatmu. Oh, dimana kau?
Sudah lama aku kau tinggakan begini.
Rembang-Pasuruan, 22 Januari 2015
Diposting oleh Mas Zain di 14.56
Label: Psikologi, Sufisme
Lokasi: Rembang, Pasuruan, Jawa Timur, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Subscribe To

Postingan
    Atom
Postingan
Komentar
    Atom
Komentar
Diberdayakan oleh Blogger.
Copyright 2013 MAS ZAIN - All Rights Reserved
Template by Mas Sugeng - Powered by Blogger